Kasus Ceadach O’Neill, Pelatih Irlandia Utara Tak Sudi Manfaatkan Aturan FIFA

Detikrakyat.net –

Berita Sepak Bola: Manajer Irlandia Utara, Michael O’Neill, menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah memanfaatkan aturan eligibilitas FIFA untuk memikat atau mengunci komitmen internasional para pemain muda. Pernyataan tegas tersebut disampaikan di tengah sorotan publik terhadap talenta muda Arsenal, Ceadach O’Neill, yang kini berpeluang membela timnas senior namun juga mendapat pendekatan dari Republik Irlandia.

Berdasarkan regulasi FIFA, seorang pemain tidak bisa lagi berganti kewarganegaraan sepak bola jika telah mencatatkan empat penampilan senior bersama suatu negara. Ceadach O’Neill yang baru berusia 18 tahun telah mengantongi dua caps saat melakoni laga persahabatan melawan Guinea dan Prancis pada Juni lalu, serta kembali dipanggil untuk memperkuat tim dalam empat laga Nations League mendatang.

Gary O’Neill menilai tidak adil jika menuntut seorang remaja mengambil keputusan krusial dan tidak dapat diubah terkait masa depan internasional mereka. Ia menegaskan hanya akan memberikan kesempatan bermain berdasarkan kualitas serta kerja keras pemain di lapangan, bukan demi menggagalkan potensi kepindahan ke federasi lain.

Dalam keterangannya, O’Neill menjelaskan prinsip kepelatihannya dalam memberi kesempatan bagi para pemain muda. “Saya tidak akan cuma memainkan seorang pemain di lapangan untuk alasan itu karena itu tidak adil bagi sang pemain dan saya tidak pernah melakukan hal tersebut,” kata sang pelatih.

Ia menambahkan bahwa keputusan memainkan Ceadach murni didasari atas performa impresif sang pemain selama sesi latihan. “Saya tidak pernah memainkan pemain dari sudut pandang tersebut. Saya selalu berusaha adil secara keseluruhan jika para pemain berhak mendapatkan kesempatan bermain, seperti yang didapatkan Ceadach. Karena dia berlatih sangat baik, dia mendapat kesempatan untuk bermain,” lanjutnya.

Dalam daftar 28 pemain yang dipanggil untuk mengawali kampanye Nations League melawan Georgia pada 25 September mendatang, O’Neill menyertakan empat pemain berusia remaja. Selain Ceadach O’Neill, terdapat nama bek Blackburn Rovers Tom Atcheson, penyerang Everton Braiden Graham, serta winger Liverpool yang sedang dipinjamkan ke Sheffield Wednesday, Kieran Morrison.

O’Neill menegaskan bahwa kebijakan memberi kepercayaan kepada darah muda merupakan tradisi panjang Irlandia Utara yang sudah berlangsung sejak era Norman Whiteside hingga generasi Conor Bradley dan Isaac Price. Ia berkomitmen untuk terus membangun kekuatan tim nasional dengan mengandalkan potensi para pemain muda terbaik tanpa terpengaruh oleh isu eligibilitas.

Artikel Tag: arsenal, irlandia utara, michael o’neill, ceadach o’neill

Published by Detikrakyat.net at https://detikrakyat.net/bola/kasus-ceadach-oneill-pelatih-irlandia-utara-tak-sudi-manfaatkan-aturan-fifa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *