Apakah Upaya Memikat Dapat Mempertahankan Alonso di F1?

Detikrakyat.net –

Berita F1 tampaknya enggan membiarkan Fernando Alonso pergi begitu saja. Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, baru-baru ini menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan penyesuaian untuk membantu produsen mesin yang tertinggal, seperti Honda, guna mencegah juara F1 dua kali tersebut meninggalkan arena balap sebelum waktunya. Alonso merasa bahwa mobil Aston Martin miliknya saat ini tidak mampu bersaing di barisan depan.

Dalam Forum Ekonomi Baru di Madrid, berlangsung selama akhir pekan Grand Prix Spanyol, Ben Sulayem menjelaskan bahwa tidak bisa diterima jika seorang pembalap sekaliber Alonso meninggalkan olahraga ini hanya karena mobilnya tidak mampu bertarung di posisi teratas. Meskipun belum jelas langkah apa yang akan diambil oleh presiden FIA, mekanisme ADUO (Additional Development and Upgrade Opportunities) menjadi bagian dari diskusi.

Sistem ini memungkinkan produsen mesin yang tertinggal, seperti Honda, untuk mendapatkan sumber daya pengembangan tambahan guna menutup kesenjangan dengan pemasok utama. Saat ini, Red Bull dianggap sebagai produsen terkuat.

Berhenti atau Lanjut?

Alasan di balik perhatian FIA jelas. Alonso secara terbuka mempertanyakan masa depannya setelah 2027, didorong oleh performa Aston Martin yang mengecewakan dan kritiknya terhadap regulasi saat ini. Pembalap Spanyol ini berulang kali mengkritik peran manajemen daya listrik yang terlalu dominan pada generasi mesin saat ini, dengan alasan bahwa keterampilan pembalap menjadi terlalu bergantung pada baterai.

Sebelum Grand Prix Spanyol, Ben Sulayem sudah berbicara dengan pemilik Aston Martin, Lawrence Stroll, dan menyatakan niatnya untuk berbicara langsung dengan Alonso agar membujuknya memperpanjang kariernya di puncak balap. Alonso sendiri mengaku rutin berkomunikasi dengan Ben Sulayem dan CEO F1, Stefano Domenicali, dan menyatakan bahwa keputusannya untuk 2027 sebagian bergantung pada apakah regulasi teknis akan kembali lebih menghargai keterampilan mengemudi.

Perubahan aturan yang bertujuan untuk membatasi pengaruh baterai sudah diumumkan.

Rival Aston Martin tidak terlalu terkejut dengan komentar Ben Sulayem. Kepala tim Racing Bulls, Laurent Mekies, mengatakan bahwa meskipun tidak selalu sependapat, sebagai olahraga, mereka mencoba mendekati regulasi dengan pikiran terbuka. Mekies menambahkan bahwa perubahan awal pada regulasi ADUO sudah dilakukan tahun ini untuk membantu tim yang tertinggal lebih jauh dari perkiraan. Semua tim memberikan suara pada perubahan ini, dan mereka mendukungnya demi kepentingan terbaik olahraga.

Aston Martin sendiri mengatasi masalah ini dari berbagai sudut. Selain menawarkan kursi balap, tim yang berbasis di Silverstone ini juga menawarkan Alonso peran di luar kokpit, termasuk sebagai duta besar multi-tahun dan posisi penasihat dalam organisasi setelah karier aktifnya berakhir. Peluang untuk berlaga di 24 Hours of Le Mans dengan Aston Martin Valkyrie juga sedang dipertimbangkan, sebagai kemungkinan nyata untuk musim depan karena balapan tahun depan tidak bertabrakan dengan grand prix.

Apakah Alonso akan tetap berlomba di F1 setelah 2026 masih menjadi pertanyaan terbuka. Namun, upaya untuk mempertahankannya kini tengah berlangsung penuh.

Artikel Tag: fernando alonso, aston martin

Published by Detikrakyat.net at https://detikrakyat.net/f1/apakah-upaya-memikat-dapat-mempertahankan-alonso-di-f1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *