BeritaRakyat.co, Konawe Selatan – Makam Silondae II selaku Mokole IV atau raja ke empat dibersihkan oleh anak, cucu, Pemerilhati dan Pemerintah setempat. Sebelum dilakukan pembersihan, makam Silondae II yang terletak di Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan dilaksanakan ritual adat Mooli Wonua oleh tetua adat dan dilanjutkan pembacaan doa oleh pemuka agama.
Makam Silondae II yang keberadaannya sudah ditumbuhi pepohonan dan rumput liar bakal dibersihkan dengan menggunakan alat berat. Selebihnya keberadaan makam tersebut menandai bahwa Andoolo salah satu wilayah yang nilai sejarahnya cukup baik dan untuk selalu diingat oleh anak dan cucu, serta pemerhati dan pemerintah.

“Makam ini sudah pernah di rehab tahun 2008 lalu. Saat itu Bupatinya Alm pa Imran. Untuk menandai keberadaan makam ini maka perlu dibersihkan,”ujar Ketua LAT Konsel Drs Syawal Silondae di sela sela ritual Mooli, Selasa, (13/10/2026).
Menurut Syawal, makam Silondae II atau Raja ke empat Andoolo ini pernah dijarah oleh warga dan mengambil sejumlah barang bersejarah. Barang atau harta peninggalan kerajaan, seperti parang, cerek kepala ayam emas, guci dan lainnya.
“Alhamdulillah, semua keturunan, Pemerhati dan juga Pemerintah sangat antusias melakukan pembersihan dan memberikan perhatian dan atensi. Diucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kehadirannya,”ungkapnya.
Begitu juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Konawe Selatan Hasran Parenda juga memberikan apresiasi terhadap pembersihan makam Silondae II. Menurutnya keberadaan makam ini menjadi tanda sebagai warisan akan adanya leluhur tua di Andoolo.
“Sebagai pemerintah dan juga bagian dari Silondae II sangat mengapresiasi. Saat ini pihak keluarga besar sudah dalam tahap proses pembuatan yayasan dan makam ini akan selalu dilestarikan,”tandasnya.
Turut Hadir, Ketua LAT Konsel Drs Syawal Silondae, Kepala Dinas PTSP juga mantan Camat Andoolo Drs Budi Yuliarto Silondae, mantan Camat Andoolo Hijar Silondae, Camat Andoolo Sutami Silondae, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hasran Parenda, Kepala Badan Pertanahan Asran, Mantan Kepala Desa Andoolo Zainal Silondae, Mantan Lurah Potoro Eriawan Mangidi, Lurah Potoro Rusdianto dan sejumlah toko agama, adat dan masyarakat lainnya.
USAN
