Wikipedia Kehilangan Pembaca, AI Disebut Jadi Penyebab Utama!

detikrakyat.net – Wikipedia, ensiklopedi daring terbesar di dunia, sedang
menghadapi tantangan baru di tengah kecerdasan buatan (AI). Pasalnya satu tahun
terakhir, Wikipedia kehilangan pembaca hingga 8% dan jumlah pengunjung situs
tersebut mengalami penurunan signifikan.

Fenomena ini disebut berkaitan erat dengan meningkatnya penggunaan
chatbot berbasis AI. Jika dulu pengguna internet mengandalkan artikel
ensiklopedia pada Wikipedia untuk mencari pengetahuan, kini chatbot AI
menawarkan solusi yang lebih mudah, cepat dan ringkas sehingga lebih disukai
oleh banyak pengguna internet.

Fenomena Chatbot AI Jadi Penyebab Traffic Wikipedia Anjlok

Teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam beberapa tahun terakhir semakin
mengalami perkembangan pesat. Dimana perusahaan-perusahaan besar terus
menciptakan teknologi kecerdasan buatan yang canggih. Hal ini membawa perubahan
nyata terhadap cara masyarakat mencari informasi.

Salah satu fenomena yang paling menonjol adalah kemunculan chatbot
berbasis AI seperti ChatGPT, Gemini, Copilot, dan Perplexity yang mampu
memberikan jawaban cepat serta ringkas dari berbagai pertanyaan pengguna.

Chatbot AI bekerja dengan memanfaatkan model bahasa yang dilatih
menggunakan data berbagai sumber. Sehingga pengguna kini lebih sering
menggunakan chatbot untuk menanyakan sesuatu daripada membuka halaman yang
panjang.

Fenomena ini secara tidak langsung berdampak pada penurunan jumlah
kunjungan ke Wikipedia yang selama ini menjadi tujuan utama ketika seseorang
membutuhkan penjelasan maupun referensi.

Keresahan tersebut ditulis oleh Wikimedia Foundation – perusahan yang
menaungi Wikipedia melalui pernyataan resmi pada blog Wikimedia

“Bot terus memberikan dampak signifikan terhadap data lalu lintas
proyek Wikimedia. Kami yakin penurunan ini mencerminkan dampak AI generatif dan
media sosial terhadap cara orang mencari informasi, terutama dengan mesin
pencari yang memberikan jawaban langsung kepada pencari”.

Baca juga : Elon Musk Bakal Beri Wikipedia Rp16 Triliun jika Mau Ubah Nama Jadi Dickipedia

Perjalanan Wikipedia dari Masa ke Masa

Wikipedia lahir dari sebuah ide sederhana oleh Jimmy Wales dan Larry
Sanger pada 15 Januari 2001. Awalnya Wikipedia hanyalah proyek sampingan dari
Nupedia, situs model web yang hanya ditulis oleh para ahli.

Namun, proses ini tidak berjalan lancar. Sebab Nupedia mengalami
pertumbuhan portal web yang lama. Sehingga, Wales dan timnya mengubah pola
pengiriman artikel agar siapapun dapat mengiirimkan maksimum satu topik serta
memungkinkan pengguna melakukan pengeditan.

Dari cara itulah, dalam waktu yang singkat, Wikipedia berhasil
berkembang pesat dan jumlah artikel melonjak hingga ratusan ribu dari berbagai
bidang.

Kemudian di tahun 2003, Wikimedia Foundation dibentuk untuk mengelola
projek ini tanpa iklah dan tanpa biaya berlangganan. Nama Wikipedia berasal
dari gabungan dua kata “Wiki” yang artinya cepat dan “Encyclopedia”.

Wikipedia berhasil membuka pintu bagi siapapun yang ingin menulis,
menyunting hingga memperbaiki artikel. Hingga saat ini, sudah terdapat lebih
dari 54 juta artikel yang tersedia serta terdapat lebih dari 300 bahasa.

Mengutip data dari datareportal, pada bulan Maret 2022 jumlah
kunjungan Wikipedia sekitar 165 juta perhari. Namun jumlah kunjungan tersebut
terus mengalami penurunan hingga 23% pada kurun waktu 3 tahun terakhir.

Menurut Wikimedia Fundation dalam pernyataan resminya dalam beberapa bulan
terakhir, Wikipedia mengalami penurunan jumlah kunjungan hingga 8%.

“Kami melihat penurunan jumlah kunjungan manusia di Wikipedia selama
beberapa bulan terakhir yang mencapai sekitar 8% dibandingkan dengan bulan yang
sama di tahun 2024”
tulis Marshall Miller, Direktur Senior Produk
Wikimedia.

Meskipun demikian, Wikipedia tetap menjadi salah satu platform paling
berpengaruh. Sebagaimana ditegaskan oleh Miller pada unggahan di laman resmi
Wikimedia Foundation.

“Wikipedia tetap sangat terpercaya dan dihargai sebagia sumber
informasi yang netral dan akurat secara global. Wikipedia adalah satu-satunya
situs berskala seperti ini dengan standar verifikasi, netralitas dan transparansi yang mendukung informasi di seluruh internet dan berperan penting
bagi kebutuhan informasi masyarakat dengan cara yang tak terlihat”

Baca juga: Pendiri Wikipedia Akui Situsnya Sudah Tidak Dapat Dipercaya

Langkah Wikipedia agar Tetap Relevan di Era Kecerdasan Buatan

Dalam pernyatannya, Wikimedia mengajak perusahan AI dan media sosial
untuk menautkan sumber asli pada jawaban yang diberikan.

“Agar masyarakat mempercayai informasi yang diberikan di internet,
platform harus menjelaskan dengan jelas dari mana sumber tersebut didapatkan”.

Selama ini Wikipedia mengandalkan donatur individur dan tidak
mengambil keuntungan komersil. Namun, jika sedikit relawan yang menulis konten
untuk Wikipedia, maka sedikit pula donatur yang mendukung pekerjaan tersebut.

“Kami menyambut cara baru bagi orang-orang untuk mendapatkan
pengetahuan. Namun LLM, ChatbotAI, mesin pencari dan sosial media yang
menggunakan konten Wikipedia harus mendorong lebih banyak penggunjung ke Wikipedia
agar platform dapat terus mengalir secara berkelanjutan”

Wikipedia juga mengembangkan kerangka baru untuk atribusi konten yang
dinamakan “Wikimedia Enterprise”. Selanjutnya Wikimedia juga menghadirkan dua
tim yang menjangkau pembaca baru dan mencari relawan penulis.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan agar Wikipedia tetap hadir
dan menjadi wadah yang menyediakan pengetahuan bagi pengguna internet.

Baca artikel dan berita lainnya di Google News

(SS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *